Pembuatan Benih Rojolele 104 sebagai Langkah Awal Demplot SRP Desa Tawangrejo

Klaten, 1 Agustus 2026 – Tim Unit Usaha Benih Koperasi Tani Pangan Lestari (KTPL) melaksanakan kegiatan pembuatan benih untuk persiapan lahan demplot Sekolah Lapang Regeneratif Padi (SRP) di Desa Tawangrejo. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB di lahan pembenihan padi KTPL ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan seleksi benih yang telah dilakukan sebelumnya. Varietas padi yang dipilih untuk ditanam pada lahan demplot adalah Rojolele 104. Pengadaan benih dipercayakan oleh Pak Samino selaku penggarap lahan demplot kepada KTPL, namun beliau tetap terlibat dalam proses seleksi dan persiapan pembenihan.

Dalam kegiatan tersebut, proses pembenihan dilakukan menggunakan metode tray atau kesetan. Model pembenihan ini dipilih karena dinilai lebih mudah dalam proses perlakuan, efektif, serta mampu menghemat tenaga dan biaya. Dengan luas lahan demplot sekitar 1.750 meter persegi, dibutuhkan kurang lebih 65 dapok atau kesetan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, diperlukan sekitar 10 kilogram benih gabah. Setelah proses penyebaran benih, bibit membutuhkan waktu sekitar 10–14 hari hingga siap untuk dipindahkan dan ditanam di lahan demplot.

Sebagai tindak lanjut, kegiatan penanaman direncanakan dilaksanakan pada 18 Agustus 2026 dengan menerapkan sistem tanam jajar legowo 2:1. Proses penanaman akan didampingi oleh TA CISU Klaten sebagai bagian dari pengawalan penerapan sistem budidaya di lahan demplot SRP. Tenaga tanam yang terlibat berasal dari masyarakat Desa Tawangrejo dan akan mendapatkan briefing terlebih dahulu mengenai pengaturan jarak tanam sistem jajar legowo 2:1 sebelum proses penanaman dimulai. Melalui kegiatan ini, diharapkan proses budidaya padi di lahan demplot dapat berjalan sesuai dengan perencanaan dan menjadi bagian dari pembelajaran bersama dalam penerapan praktik pertanian yang lebih baik.da pengenalan dasar penulisan berita serta praktik publikasi informasi dan dokumentasi kegiatan melalui website resmi KTPL.